Kasus Mafia Pajak Gayus Sudah Tuntas
Rabu, 09 Januari 2013 – 06:45 WIB

Kasus Mafia Pajak Gayus Sudah Tuntas
JAKARTA - Rangkaian kasus mafia pajak Gayus Tambunan dianggap sudah rampung. Mantan pegawai ditjen pajak itu sudah empat kali menerima vonis pengadilan. Jika diakumulasi, hukuman yang diterimanya 28 tahun penjara, meski seseorang bisa dipenjara maksimal 20 tahun.
"Dari aspek penyidikan, kasus (mafia pajak) Gayus kita anggap selesai," kata Kabareskrim Komjen Sutarman saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Inpres No 1/2011 di Kantor Wakil Presiden, Selasa (8/1). Inpres tersebut mengatur tentang percepatan penanganan kasus-kasus hukum dan penyimpangan perpajakan.
Baca Juga:
Dari aspek hukum, kata Sutarman, total ada 33 berkas perkara kasus terkait Gayus dkk. Termasuk yang terakhir delapan berkas penjaga rutan yang membantu Gayus bisa keluar masuk tahanan. Namun empat berkas di antaranya dihentikan karena tidak ditemukannya alat bukti.
Meski begitu, hal itu tidak hanya selesai pada tindak pidana korupsi atau perpajakan. Pihaknya juga menelusuri tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Gayus cs. "Delik pokoknya undang-undang perbankan, perpajakan. Tetapi kita menelusuri aliran dana ke mana, menelusuri (dengan) undang-undang pencucian uang," kata jenderal polisi bintang tiga itu.
JAKARTA - Rangkaian kasus mafia pajak Gayus Tambunan dianggap sudah rampung. Mantan pegawai ditjen pajak itu sudah empat kali menerima vonis pengadilan.
BERITA TERKAIT
- Wamenaker Noel Pastikan Kemnaker Berada di Garis Terdepan Perjuangkan Hak Buruh Sritex
- Sachrudin-Maryono: Jadikan HUT Kota Tangerang sebagai Momen Perkuat Kebersamaan & Kolaborasi
- Prof Agus Surono: Jangan Biarkan Satu Institusi Menjadi 'Superbodi'
- Selamat, Guru Besar Untar Profesor Ariawan Gunadi Raih Penghargaan Internasional
- Baznas (Bazis) DKI Luncurkan 18 Program Ramadan, Target Kumpulkan ZIS Rp 120 Miliar
- Sritex Setop Operasional 1 Maret, Karyawan Teken Surat PHK