Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Berau Dihentikan, AKP Ferry Beri Penjelasan

jpnn.com, TANJUNG REDEB - Polisi menghentikan kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan sopir travel berinisial AS (32) terhadap seorang mahasiswi di Berau, Kalimantan Timur.
Sebelumnya, kasus yang sempat viral di media sosial itu diduga terjadi ketika AS sedang mengantarkan mahasiswi tersebut dari Kecamatan Tabalar menuju Tanjung Redeb, Berau, pada Jum'at (18/2) lalu.
Dugaan pemerkosaan ini sempat dilaporkan ke Satreskrim Polres Berau dan sudah dalam proses penyelidikan.
Namun, ketika polisi sedang melakukan pengejaran, terduga pelaku justru ditemukan sudah tewas gantung diri di rumah temannya di Jalan Aksadia Mandiri, Kecamatan Sambaliung, Berau, Senin (21/2).
Kasat Reskrim Berau AKP Ferry Putra Samudra menyampaikan alasan ditutupnya kasus pemerkosaan tersebut lantaran terduga pelaku tersebut sudah meninggal dunia.
"Kasusnya sudah resmi kami tutup. Terduga sudah meninggal, bagaimana kami mau mintai keterangannya," ungkap AKP Ferry ketika dikonfirmasi JPNN.com, Kamis (24/2).
Dia mengungkapkan korban mengaku telah diperkosa ketika menggunakan jasa travel dari terduga pelaku.
Tindakan amoral tersebut diduga dilakukan AS saat di perjalanan dari Kecamatan Tabalar menuju Tanjung Redeb.
Polisi menghentikan kasus pemerkosaan mahasiswi di Berau. AKP Ferry ungkap alasannya
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Surya Langsung Beli Tiket Jam 5 Subuh
- Mengenang Sosok Ray Sahetapy, Ira Wibowo: Kami Semua Sedih, Dia Sangat Open
- Kenang Sosok Ray Sahetapy, Deddy Mizwar: Teman Diskusi yang Menyenangkan
- Polisi Usut Kejanggalan Kasus Wanita Gantung Diri di Makassar
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik