Kasus Penembakan Warga Riau, Anggota DPD Sewitri Minta BP2MI Bertindak Tegas

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komite III DPD RI Sewitri, meminta Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengambil sikap tegas terkait kasus yang terjadi pada Basri (54), warga asal Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau yang tewas ditembak Otoritas Maritim Malaysia.
"Saya turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian saudara kita Basri. Kami ingin masalah ini benar-benar ditangani serius oleh BP2MI," ujar Sewitri.
Menurut Sewitri kejadian tersebut sangat miris, karena penggunaan kekuatan berlebihan oleh APMM yang menyebabkan kehilangan nyawa.
Sewitri pun meminta kepada pihak terkait bisa menyelesaikan penanganan kasus serupa dengan serius, sehingga kedepannya tidak terjadi lagi.
"Kami berharap kejadian ini benar-benar ditangani serius, sehingga tidak ada korban jiwa kedepannya. Kepada Aparat keamanan juga kami harapkan terus dapat berkeoordinasi dengan baik agar kasus ini dapat diselesaikan," jelasnya.
Sebagai informasi, lima warga negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) diduga nonprosedural, ditembak di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.
Terdapat petugas patroli Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) tengah bertugas, pada Jumat 24 Januari 2025, pukul 03.00 waktu setempat.
APMM mendapati kapal berisi lima PMI yang diduga ilegal, melintas di perairan Tanjung Rhu.
Menurut Sewitri kejadian tersebut sangat miris, karena penggunaan kekuatan berlebihan oleh APMM yang menyebabkan kehilangan nyawa.
- Azhari Cage Kutuk Pembunuhan oleh Oknum TNI AL terhadap Agen Mobil di Aceh Utara
- Anak Menkum Supratman dan Ahmad Ali Dilaporkan ke KPK terkait Pemilihan Pimpinan MPR dan DPD
- Pimpinan DPD Minta Kejagung Jangan Gentar Hadapi Koruptor
- KPK Ancang-ancang Ambil Tindakan Terkait Laporan Suap Pemilihan Pimpinan DPD
- Laporan Skandal Suap Pemilihan Pimpinan DPD, KPK akan Klarifikasi 95 Senator
- Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD Dilaporkan ke KPK, 95 Senator Terlibat?