Kasus Yuyun, Ini Permintaan KPAI pada Polda Bengkulu
Senin, 09 Mei 2016 – 06:16 WIB

Para pelaku pemerkosa Yuyun. FOTO: JAWA POS GROUP
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Polda Bengkulu menyidik seluruh pelaku pemerkosa Yuyun dengan pasal pembunuhan berencana. Langkah tersebut dinilai penting memaksimalkan hukuman bagi pemerkosa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Devisi Sosialisasi KPAI, Erlina, kemarin menyikapi masih rendahnya ancaman hukuman bagi pelaku yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam perkara Yuyun.
"Dalam perkara Yuyun, jaksa sudah mengajukan tuntutan hukuman maksimal bagi pelaku yakni 10 tahun penjara. Biasanya, majelis hakim akan menjatuhkan hukuman antara lima sampai tujuh tahun. Kalau itu terjadi, ini sangat menyakitkan rasa keadilan keluarga," kata Erlina.
Jadi persidangan yang saat ini fokus terhadap pemerkosaan, lanjutnya, biarkan berjalan. Tapi Polda Bengkulu kata Erlina, bisa melakukan penyidikan terhadap dugaan pembunuhan berencana bagi seluruh pelaku.
BERITA TERKAIT
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur