Kata Afifah Jago PDIP usai Mencoblos di Pilkada Kota Depok
jpnn.com, DEPOK - Calon Wakil Wali Kota Depok Afifah Alia yang berpasangan dengan Pradi Supriatna telah menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 121 Pesona Khayangan, Sukmajaya, Depok, Rabu (9/12).
Usai mencoblos, politikus PDI Perjuangan itu mengingatkan warga Kota Depok tetap menaati protokol kesehatan guna mencegah munculnya klaster baru penularan Covid-19 dampak pilkada.
"Saya sudah memberikan suara, mudah-mudahan masyarakat juga tetap menjaga protokol kesehatan sampai proses penghitungan selesai nanti dan klaster pilkada tidak terjadi," katanya. , usai memberikan suara di TPS, Rabu (9/12).
Saat disinggung tentang hal yang dirasakan saat menanti hasil pilkada, Afifah menegaskan bahwa tidak merasa khawatir ataupun tegang. Perempuan berhijab itu mengaku telah memasrahkan semuanya ke tangan Allah SWT.
"Deg-degan enggak sih, ya. Karena saya serahkan semua pada Allah, semoga semua diberikan yang terbaik," tutur perempuan yang ketika mencoblos mengenakan baju putih dan jilbab hijau itu.
Afifah tampak didampingi suaminya Dwi Suryono. Berbeda dari Afifah, Dwi mengaku memiliki perasaan yang berbeda.
Dwi mengatakan, hasil pilkada itulah yang akan memastikan apakah istrinya bakal menjadi wakil wali kota atau kalah.
"Deg-degan sih, ya. Bagi saya manusiawi menang kalah, tetapi pada akhirnya seperti yang istri saya bilang, semua kami serahkan pada Tuhan," tuturnya.(dkk/jpnn)
Calon Wakil Wali Kota Depok Afifah Alia memliki harapan tersendiri untuk Pilkada serentak 2020 di tengah kondisi penyebaran Covid-19 yagn masih tinggi.
- Usut Kasus Korupsi di Kemenkes, KPK Periksa Dirut PT Bumi Asia Raya
- Politikus Golkar Kritik Supian Suri soal Pengadaan Incinerator Depok
- Kasus Korupsi Proyek APD Covid-19, KPK Jebloskan Pengusaha Ini ke Sel Tahanan
- Korupsi Insentif Nakes RSUD Palabuhanratu, Polda Jabar Tangkap 3 Tersangka Baru
- Korupsi Pengadaan Masker Covid-19 di NTB, Kerugian Negaranya
- Menkes Sebut Virus Mpox atau Cacar Monyet Tidak Mengkhawatirkan seperti Covid-19