Kawal Jokowi-Ahok Buktikan Janji Kampanye
PDIP Minta Kader Tak Berpuas Diri
Kamis, 20 September 2012 – 21:03 WIB

Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat memasukkan surat suara Pemilukada DKI usai menggunakan hak pilihnya di TPS 031 Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9). Foto : Ayatollah Antoni/JPNN
JAKARTA - PDI Perjuangan sebagai pengusung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada Pemilukada DKI Jakarta akan terus mengawal proses rekapitulasi suara. Pasalnya, meski berdasarkan hitung cepat (quick count) pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra itu sudah diunggulkan, namun keputusan akhirnya ada di KPU DKI Jakarta. Namun putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu mengaku salut karena masyarakat telah menyaksikan bahwa gegap gempita Pemilukada DKI dengan proses demokratisasinya berjalan lancar. Menurutnya, wajar jika dalam Pemilukada sebagai sebuah ajang kompetisa ada pihak yang kalah dan yang menang.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengingatkan kadernya agar tak langsung berpuas diri. "Saya berharap proses lanjutan akan berjalan dengan mulus. Diharapkan kedua pasangan calon dan pendukungnya bisa menahan diri. Tidak jumawa karena merasa menang atau menunjukkan marah karena kalah. Sebab, quick count belumlah hasil final. Mari kita mengawal agenda pilkada ini hingga penghitungan selesai," kata Puan saat ditemui usai menggunakan hak pilihnya di TPS 031, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9).
Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga itu mengakui, Pilkada DKI memang memiliki keistimewaan karena hampir semua masyarakat Indonesia membicarakannya. Bahkan Puan menyebut Pemilukada DKI ibarat Pilpres dalam skala kecil.
Baca Juga:
JAKARTA - PDI Perjuangan sebagai pengusung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada Pemilukada DKI Jakarta akan terus mengawal proses rekapitulasi
BERITA TERKAIT
- Soal Ketenagakerjaan, Bang Lukman Sampaikan Pesan untuk Pram dan Rano Karno
- Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Jadi Anomali, Hinca Pertanyakan Sistem Rekrutmen Polri
- Dukung Revisi UU TNI, Jenderal Agus: Disesuaikan dengan Permasalahan
- Satgas Cartenz Ungkap Kasus Penyelundupan Senjata, Legislator Komisi I Bilang Begini
- PSI Paling Dekat dengan Jokowi, Wajar Mengadopsi Partai Super Tbk
- Audiensi dengan Penulis Perempuan, Ibas Sampaikan Menulis Bisa Membentuk Peradaban