Kaya Susah
Oleh: Dahlan Iskan
.jpeg)
Dan yang seperti itu sudah berlangsung lebih 40 tahun. Sejak semua barang masuk dari Meksiko dan Kanada dibebaskan bea masuknya.
"Tidak hanya harga telur yang naik. Pembeliannya juga dibatasi," ujar sahabat Disway itu.
"Harga telur yang biasa pun naik drastis. Menjadi 6,5 dolar/12 biji," katanya. Itu berarti Rp 110.000/12 biji.
Untung bagi yang punya telur sendiri. Misalnya suami Mayasari di Indiana.
Tahun lalu saya bertemu Mayasari di Chicago. Bulan lalu ganti Mayasari yang ke rumah saya di Surabaya.
"Saya bisa beli telur suami hanya 1,5 dolar. Selebihnya saya bayar pakai ampas kedelai," ujar Maya yang kawin dengan orang asli Indiana kulit putih.
Sang suami punya ladang kedelai dan jagung sekitar 800 hektare. Juga punya peternakan ayam petelur. Punya ternak sapi.
Maya sendiri punya pabrik tahu dan tempeh. Punya resto masakan Indonesia. Dia bisa beli telur dan daging dari suami dengan cara barter.