Keamanan Wisata Air di Bali Dipertanyakan Setelah Turis Australia Meninggal
"Saat memesan, tanyakan kepada staf apakah mereka sudah memahami standar keselamatan dan apakah mereka memiliki prosedur darurat," katanya.
"Kalau ada yang menawarkan jasa yang sangat murah dibandingkan dengan operator lain, tanyakan alasannya."
Ravindra menyarankan wisatawan untuk mencari operator tur yang sudah mendapat sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP.
"Cari operator dengan asuransi tanggung gugat, dan periksa apakah kapal dan pengemudi memiliki lisensi, apakah mereka memiliki sertifikat untuk snorkeling atau menyelam," katanya.
"Jangan takut untuk bertanya. Kalau tidak mengerti, tanyakan saja. Kalau memiliki kondisi kesehatan tertentu, beri tahu mereka [operator tur]."
Steven Waldberg dari perusahaan wisata Bali Villa Escapes mengatakan kepemilikan asuransi perjalanan sangatlah penting bagi para turis.
"Ini Bali, bisa ada kecelakaan dan akan terjadi," katanya.
Steven mengatakan beberapa pengusaha industri perahu pariwisata Bali tidak memiliki aturan yang jelas.
Meninggalnya seorang turis di atas perahu snorkeling yang terbalik di Bali sekali lagi memunculkan kekhawatiran tentang keamanan wisata air
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang
- 'Jangan Takut': Konsolidasi Masyarakat Sipil Setelah Teror pada Tempo
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Krisis Telur, Sampai Terpaksa Impor
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi