Kegigihan Pulau Kecil di Solomon Menolak Investasi Tiongkok

Namun meskipun daerah tersebut sangat membutuhkan peningkatan infrastruktur, kepala desa Nemuel Malesu sangat mendukung Daniel Suidani.
"Dia berbicara untuk rakyat Malaita, kami tidak mendukung 'The Switch'," kata Malesu.
"Dengan Tiongkok, kami tak mempercayai mereka. Mereka punya uang, tapi kami takut mereka akan membuat kami berhutang."
"Kami ingin pemerintahan baru, yang akan memberitahu Tiongkok untuk pulang ke negaranya."
Namun Daniel Suidani mengalami beberapa pukulan balik di daerah tersebut, karena sejumlah kecil penduduk Malaitan memprotes sikapnya untuk menghentikan pembangunan jembatan Fiu.
Ada beberapa dukungan untuk Tiongkok di Kepulauan Solomon, dengan negara adidaya membangun stadion dan kompleks Pesta Olahraga Pasifik 2023 yang besar di Honiara dan sayap baru universitas nasional.
Proyek besar lainnya sedang direncanakan.
Namun di Malaita, mereka yang mendukung Tiongkok tampaknya adalah minoritas kecil.
Ketika Pemerintah Kepulauan Solomon beralih ke Tiongkok, keretakan pada fondasi negara itu seketika terbuka lebar
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Kaya Susah
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana