Kehidupan Para Wanita Caddy Padang Golf Ibu Kota (2-Habis)
Berburu Yang Seksi Jadi Ajang Taruhan Pegolf
Rabu, 06 Mei 2009 – 06:23 WIB

Kehidupan Para Wanita Caddy Padang Golf Ibu Kota (2-Habis)
Meski beberapa pengelola klub golf membantah, faktanya, banyak ditemukan caddy plus. Salah seorang caddy di salah satu padang golf ibu kota yang ditemui Indopos mengakui ada beberapa kegiatan antara caddy dan pegolf tidak berakhir di lapangan golf. Tapi, berlanjut di tempat lain. "Kalau soal booking, hang-out, bahkan jadi simpenan, itu sih sudah umum. Tapi, inget ya, tidak semua seperti itu," ujar dara kelahiran tahun 1987 itu.
Shanti (nama samaran, Red) mengatakan, sejak tiga tahun lalu dia bekerja sebagai caddy klub golf di Tangerang. Tugasnya memberikan servis kepada para golfer. "Selain memayungi para pemain, kami juga kerap ngobrol dan bercanda dengan mereka. Pokoknya men-servislah," katanya. Dari ngobrol dan bercanda itulah, kadang-kadang timbul rasa saling suka antara pemain dan caddy-nya. Setelah itu, lanjutnya, biasanya para pegolf yang umumnya orang-orang berduit itu mulai saling tukar nomor handphone. "Udah itu, ya biasanya janjian," ungkapnya.
Menurut pengakuan Shanti, para golfer memang bisa memesan caddy yang dia mau. Biasanya booking dilakukan sehari sebelum pemain itu datang ke padang golf. "Telepon dulu, besok aku main, aku mau caddy-nya kamu," kata Shanti menirukan golfer bila memesan caddy. Dia juga tidak membantah ketika ditanya bahwa ada caddy yang menjadi simpanan pegolf berkantong tebal itu. Bahkan, di antara mereka ada yang dinikah secara siri, ada juga yang hanya berpacaran dan jadi wanita simpanan. "Ya gitu deh. Biasanya segala sesuatunya dijamin. Dikasih rumah, mobil, dikuliahin, dan diberi nafkah tiap hari," katanya.
Kerja menjadi seorang caddy, menurut Shanti, memang mengasyikan. Pergaulan jadi lebih luas dan banyak mengenal orang-orang terpandang di negeri ini. Selain itu, para caddy kerap menerima tip setelah menemani pemain bermain golf. Nilainya bervariasi, mulai Rp 300 ribu.
Pegolf bilang, caddy itu bunga berjalan. Mereka harus terus terlihat cantik dan menawan meski kerja di lapangan yang panas. Karena itu, banyak pengelola
BERITA TERKAIT
- Semana Santa: Syahdu dan Sakral Prosesi Laut Menghantar Tuan Meninu
- Inilah Rangkaian Prosesi Paskah Semana Santa di Kota Reinha Rosari, Larantuka
- Semarak Prosesi Paskah Semana Santa di Kota Reinha Rosari, Larantuka
- Sang Puspa Dunia Hiburan, Diusir saat Demam Malaria, Senantiasa Dekat Penguasa Istana
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu