Kehidupan Warga Indonesia di Christmas Island, Pulau Tanpa Virus Corona

Orang Indonesia di Christmas Island 'bisa dihitung jari'
Terbentang di Samudra Hindia, Christmas Island hanya berjarak 472 km atau 45 menit bila naik pesawat dari Jakarta.
Walau adalah bagian dari Australia, dari total populasi pulau tersebut, 38,5 persen penduduk lahir di Australia sementara 20 persen lahir di Malaysia.
Sementara itu, lebih dari setengah populasi Christmas Island berbicara dalam bahasa lain selain bahasa Inggris di rumah, dengan penutur Mandarin terbanyak sebanyak 17,2 persen.
Belum ada catatan resmi berapa populasi warga Indonesia di pulau itu, namun menurut Mona, jumlahnya "bisa dihitung jari".
Ibu rumah tangga ini mengatakan dapat berbaur dengan warga non-Indonesia di sana, seperti warga Malaysia, Filipina, dan lokal Australia.
"Saya rasa pergaulan saya dengan orang Melayu dan Barat di sini cukup erat seperti di Indonesia," kata dia.
"Kalau kita sakit atau ada musibah, orang-orang sekitar mendukung kita."
Warga Indonesia asal Yogyakarta, Safira Aulia, sudah tiga kali mengunjungi Christmas Island untuk mendampingi suaminya yang bekerja sebagai dokter kawasan terpencil
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang