Kejadian di Menit 90+4 Membuat Arsenal Gigit Jari

Slavia perlahan bisa keluar dari tekanan Arsenal dan menciptakan peluang bagus pada menit ke-58, sayang tembakan Jan Boril yang berbelok setelah membentur Hector Bellerin bisa disambut oleh reaksi sigap kiper Bernd Leno yang menghalau bola dengan kakinya.
Empat menit berselang, keberuntungan kembali berpaling dari Arsenal ketika Alexandre Lacazette memperoleh bola liar sendirian dari tengah lapangan dan merangsek ke pertahanan Slavia hingga menaklukkan Kolar, tetapi tembakannya malah ditolak oleh mistar gawang.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-86 saat Pepe dengan tenang memperdaya Kolar setelah menerima umpan Pierre-Emerick Aubameyang demi menyarangkan bola ke area tiang jauh demi membuka keunggulan Arsenal.
Ironisnya gol tersebut justru melecut semangat juang para pemain Slavia dan Leno dipaksa bersusah payah menepis tembakan berbahaya yang dilepaskan Lukas Provod menghasilkan sepak pojok bagi tim tamu pada menit ketiga injury time.
Sepak pojok itu mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Slavia yang berakhir dengan sundulan tajam Holes demi memaksakan skor imbang 1-1. (antara/jpnn)
Arsenal sempat unggul pada menit ke-86 lewat gol Nicolas Pepe, tetapi pertandingan belum selesai..
Redaktur & Reporter : Adek
- Komentar Ancelotti Seusai Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions
- Kapan Semifinal Liga Champions Bergulir? Kans Muncul Raja Baru
- Real Madrid vs Arsenal: Ketika Meriam London Runtuhkan Bernabeu, Tercipta Sejarah
- Liga Champions: Arsenal dan PSG Tembus Semifinal, Mitos di Munich Berlanjut?
- Begini Rencana Arsenal Jaga Keunggulan 3-0 dari Real Madrid
- Liga Champions: Alasan Nani Jagokan Real Madrid Comeback Lawan Arsenal