Kejadian Ini di Kota Serang, 3 Murid SMP Dipacari Guru, Ada yang Hamil

jpnn.com, JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan pada 2018 pernah terjadi kasus kekerasan seksual terhadap anak yang membuatnya tergelitik.
Menurut alumnus pascasarjana di Universitas Indonesia itu, ada tiga anak perempuan di sebuah SMP di Kota Serang, Banten, yang dipacari tiga gurunya yang sudah menikah.
Gaya pacaran antara murid dan guru itu sampai berhubungan i*tim.
"Tiga guru ini memacari tiga anak dan melakukan hubungan seksual di ruang-ruang yang berada di sekolah," kata Retno dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/12).
Perempuan kelahiran Jakarta itu merasa aneh hubungan antara murid dan guru tidak ketahuan hingga satu dari tiga anak hamil.
"Orang tua melakukan interogasi kepada anak, siapa yang menghamilinya. Anaknya cerita ada dua gurunya lagi yang memacari temannya yang lain," ujar Retno.
Mantan pengajar SMAN 13 Jakarta itu menyebut kasus kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan sekolah selama 2018-2019, mayoritas dilakukan oknum guru.
Data KPAI menyatakan 88 persen oknum guru melakukan kekerasan seksual kepada anak.
Satu dari tiga murid yang dipacari oknum guru bahkan sampai hamil. Hubungan seksual itu dilakukan di ruang-ruang yang berada di sekolah.
- Pemerintah Siapkan 20 Ribu Rumah Siap Huni untuk Guru, Mendikdasmen: Ada Subsidinya
- Flip Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Guru Mengaji di Pelosok Indonesia
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Embay Mulya Syarif Nilai Bantuan PIK 2 untuk Serang Sebagai Peluang Ekonomi Lokal
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo