Kejagung Bakal Pecat Jaksa Subri

jpnn.com - JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) bersikap tegas atas tertangkapnya Kepala Kejaksaan Negeri Negeri Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat Subri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga penegak hukum yang dipimpin Basrief Arief itu memberhentikan sementara Subri.
"Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang bersangkutan (Subri) akan diberhentikan sementara dari jabatannya," kata Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung Ajat Sudrajat dalam konferensi pers di KPK, Jakarta, Minggu (15/12).
Ajat menyatakan, lantaran diberhentikan sementara maka Subri tidak lagi menerima gaji. "Gaji tidak dibayarkan," ujarnya.
Ajat menambahkan, Subri akan diberhentikan secara tetap setelah ada keputusan dari pengadilan terkait perkara yang menjeratnya. "Nanti akan diberhentikan tetap dengan tidak hormat ketika ada putusan tetap dari hakim," katanya.
Seperti diketahui, KPK menetapkan Subri dan seorang swasta bernama Lusita Ani Razak sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara tindak pidana umum terkait pemalsuan dokumen sertifikat tanah di wilayah Kabupaten Lombok Tengah dengan terdakwa seorang pengusaha atas nama Sugiharta alias Along. Keduanya akan ditahan di Rumah Tahanan KPK.
Subri disangkakan sebagai penerima suap. Ia dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat (2) dan Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan Lusita dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Barang bukti dalam kasus itu adalah mata uang dollar Amerika (USD) berupa pecahan USD 100 sebanyak 164 lembar. Sehingga ditotal berjumlah USD 16.400 atau setara Rp 190 juta. Selain itu ada ratusan lembar rupiah dalam berbagai pecahan dengan total Rp 23 juta. (gil/jpnn)
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) bersikap tegas atas tertangkapnya Kepala Kejaksaan Negeri Negeri Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat Subri
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang
- Kepala BKN: PNS & PPPK Aset Negara, Harus Dilindungi, Ditingkatkan Kesejahteraannya
- Ahmad Ali Mangkir dari Panggilan KPK terkait Kasus TPPU Rita Widyasari
- Usut Gratifikasi ke Pejabat Pajak, KPK Periksa Bos Bharata Millenium Pratama hingga BPR Olympindo
- Usut Korupsi Kereta Api, KPK Periksa Pihak Wika dan Adhi Karya
- Ajudan Panglima TNI Diduga Intimidasi Wartawan, Iwakum Mengecam & Tuntut Pengusutan