Kejagung Bakal Tangkap Perampok JORR
Kamis, 22 Desember 2011 – 07:52 WIB
Darmono berharap Kejagung dan Kementerian BUMN segera saling bertemu. Itu agar pihaknya bisa segera mengetahui duduk persoalan sebenarnya dan merumuskan langkah-langkah melindungi aset-aset negara. "Kami akan bantu sepenuhnya," tegasnya.
Di bagian lain, pengacara yang mendampingi Djoko Ramiaji dalam kasus korupsi pembangunan JORR, Denny Kailimang, mengaku tidak tahu menahu upaya Djoko tersebut. Denny mengaku sudah lost contact dengan kliennya setelah Jaksa Agung M.A. Rahman menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) pada 11 Juni 2003.
"Kasus itu sudah selesai lah. Saya malah sudah lupa bagaimana perkaranya. Saya tidak tahu apa-apa. Kalau sekarang Djoko mau ambil alih lagi JORR, itu urusan lain. Kan sah-sah saja kalau dia mau. Itu hak dia dan nggak ada hubungannya sama kasus yang dulu," katanya. (aga)
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa pihaknya akan mem-back up penuh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mempertahankan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Atalia Praratya Kunjungi Gadis Disabilitas Korban Pemerkosaan
- 2 Gajah Sumatra Dirantai, Pemkab Wonogiri Angkat Bicara
- Tip Kelola Aktivitas Digital pada Remaja Demi Terhindar dari Brain Rot
- Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 97, Libatkan 6 Kendaraan
- Ramalan Cuaca BMKG, Seluruh Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Minggu Sore
- Panglima TNI Lakukan Mutasi Kepada 101 Perwira Tinggi TNI, Berikut Daftar Namanya