Kejagung-LBH Apik Teken MoU

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.
Penandatanganan MoU itu berlangsung di di Sasana Baharuddin Lopa, Kejagung Jakarta Selatan, Jumat (30/01).
''Penandatangan MoU itu merupakan tindaklanjut dari pertemuan antara Pak Jaksa Agung Hendarman Supandji dengan pihak LBH APIK yang telah dilakukan sebelumnya,'' kata Kapuspenkum Kejagung Jasman Pandjaitan pada JPNNN di kantor Kejagung, Jumat (30/01).
Dikatakan, dengan adanya kerjasama itu, setidaknya Kejaksaan Agung dan LBH APIK akan berbagi informasi seputar kasus kekerasan terhadap perempuan, baik yang ditangani oleh kejaksaan ataupun perkara yang sudah dilimpahkan ke pengadilan. Selain itu, kedua institusi ini akan memonitor semua kejahatan-kejahatan sejenis ini.
''Intinya Bangsa Indonesia sudah saatnya untuk perlu memperhatikan perkara-perkara seperti ini,'' ungkapnya.
Karena bagaimanapun juga, ini menjadi kewajiban bagi bangsa dan negara untuk memperhatikan persamaan gender. Sehingga, ke depan kekerasan terhadap perempuan bisa diminimalisasikan. Dengan begitu, Indonesia secara lambat laun akan terbebas dari kekerasan terhadap perempuan.(sid/JPNN)
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) menandatangani nota kesepahaman
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- KAI Group Layani 16,3 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
- Pemerintah Siapkan Retret Gelombang Kedua untuk Kepala Daerah
- Hadapi Puncak Arus Balik, Korlantas Akan Terapkan One Way Nasional, Catat Tanggalnya
- Sopir Mengantuk, Mobil Pemudik Terjun ke Jurang di Garut Selatan
- Polemik Mobil Dinas, Supian Suri Berpotensi Korupsi