Kejagung Periksa Mantan Menteri BUMN
Senin, 12 Maret 2012 – 22:28 WIB
JAKARTA - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, Senin (12/3), diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) terkait kasus korupsi penyewaan pesawat Boeing 737-400 dan Boeing 737-500 oleh Merpati Nusantara Airlines (MNA). Sofyan Djalil yang datang ke gedung bundar Kejagung mengenakan batik biru membenarkan dia dijadikan saksi. Berbeda dengan keterangan Adi, Sofyan justru menyebut kedatangannya karena dipanggil selaku saksi ahli. Hanya saja dia tak menyebut secara rinci saksi ahli apa.
Sofyan datang atas permintaan mantan Dirut MNA Hotasi Nababan, yang menjadi salah satu tersangka kasus korupsi yang diduga merugikan negara mencapai USD 1 juta, bersama mantan Direktur Keuangan MNA, Guntur Aradea.
"Dia diminta jadi saksi meringankan atas permohonan tersangka (Hotasi) Nababan. Karena permintaan tersangka, kita lakukan pemeriksaan terhadap dia," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Adi Toegarisman.
Baca Juga:
JAKARTA - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, Senin (12/3), diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung)
BERITA TERKAIT
- 15 Ketum Kadin Provinsi: Kami Ingin Meluruskan Organisasi Ini Tetap Satu
- TASPEN Tanam 600 Bibit Pohon di Ruang Terbuka Hijau Kota Jambi
- Soal Kartu Air Sehat, Ketua DPRD Jakarta Berharap Cakupan Bisa Diperluas
- Begini Langkah Kadin Provinsi untuk Mempertahankan Satu Kamar Dagang dan Industri
- Tingkatkan Ketahanan Pangan Desa, Babel Kembangkan Budi Daya Ikan Air Tawar
- Penjabat Gubernur Jateng Resmikan Jembatan Sucipto Suwigo di Magelang, Masyarakat Antusias