Kejari Cibinong Dituding Biarkan Dugaan Korupsi di Puskemas Cikeas
Jumat, 25 November 2011 – 15:01 WIB

Kejari Cibinong Dituding Biarkan Dugaan Korupsi di Puskemas Cikeas
JAKARTA - Kejaksaan Agung didesak tak hanya mengevaluasi kinerja Kejaksaan Negeri Cibinong menyusul tertangkapnya jaksa Sistoyo oleh KPK. Laporan dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat, juga harus dievaluasi ulang karena sangat mudah jadi lahan para jaksa.
"Paling sering diabaikan kejaksaan, karena dinilai kerugian negaranya kecil," kata anggota DPR RI Desmond Mahesa, Kamis (24/11). Alasan seperti ini, lanjut politisi Gerindra ini, tentu tak bisa diterima sebab kerugian negara bukanlah alasan utama suatu penyelidikan korupsi dilakukan.
Jika kejaksaan selalu mengacu pada kerugian negara, yang terjadi pembiaran yang berujung pada makin membudayanya korupsi di masyarakat. Informasi yang didapat Desmond, pembiaran seperti ini juga dilakukan Kejari Cibinong.
Bagian pidana khusus Kejari Cibinong sempat menerima laporan dugaan korupsi yang terjadi di Puskesmas Gunung Putri. Posisi puskesmas ini jadi penting sebab membawahi langsung daerah Cikeas, tempat tinggal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang jaraknya hanya sekitar 1,5 km.
JAKARTA - Kejaksaan Agung didesak tak hanya mengevaluasi kinerja Kejaksaan Negeri Cibinong menyusul tertangkapnya jaksa Sistoyo oleh KPK. Laporan
BERITA TERKAIT
- Langkah Tegas Prabowo Menyelamatkan BUMN Bukan Omong Kosong
- Dua Petani di Sukabumi Tersambar Petir, Begini Kondisinya
- Lokataru Sebut Putusan MK Menunjukkan Mendes Yandri Lakukan Intervensi Politik
- Dukung Larangan SOTR di Jakarta Utara, Sahroni: 90 Persen Berakhir Tawuran
- ASN PPPK Silakan Cek Leger Gaji, Alhamdulillah Gratis
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar