Kelebihan Dana Sumbangan Kampanye Harus Diserahkan ke Kas Negara
Senin, 13 Mei 2013 – 19:32 WIB

Kelebihan Dana Sumbangan Kampanye Harus Diserahkan ke Kas Negara
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah memastikan partai politik peserta pemilu 2014 dilarang menggunakan kelebihan sumbangan dana kampanye dari pihak lain baik yang bersumber dari perseorangan, maupun kelompok, perusahaan dan/atau badan usaha nonpemerintah. Menurut Ferry, kewajiban melaporkan kelebihan sumbangan dan menyerahkan sumbangan ke kas negara, diatur dalam pasal 131 ayat 4 UU Nomor 8 Tahun 2012.
Hal ini menurutnya sesuai ketentuan Undang Undang Nomor 8 Tahun 2012, dimana diatur bahwa parpol hanya boleh menerima sumbangan dana kampanye dari perseorangan maksimal Rp1 miliar dan dari kelompok maksimal Rp7,5 miliar.
“Nah kelebihan sumbangan tersebut wajib dilaporkan ke KPU dan selanjutnya dana itu diserahkan ke kas negara paling lambat 14 hari setelah masa kampanye berakhir,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/5).
Baca Juga:
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah memastikan partai politik peserta pemilu 2014 dilarang menggunakan kelebihan
BERITA TERKAIT
- Eks Pimpinan KPK Anggap Pembahasan RUU Kejaksaan, Polri, dan TNI Bermasalah
- Ungkap Keprihatinan, Bamsoet: Indonesia Butuh Strategi Baru untuk Berantas Korupsi
- GPA Apresiasi Penyelenggaraan Retret Kepala Daerah yang Digelar Presiden dan Mendagri
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Slamet Ariyadi DPR: BPI Danantara Mendorong Peningkatan Perekonomian Nasional Berkelanjutan
- APTISI Siap Laporkan Oknum DPR yang Diduga Mainkan Anggaran KIP Kuliah ke MKD