Kelihatannya Sih Pintar, tapi Termakan Hoaks Juga
Senin, 28 Agustus 2017 – 13:56 WIB

Hoaks. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com
Jokowi menuturkan, sindikat penyebaran kebencian tersebut sangat berbahaya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, kabar bohong yang disebarkan itu bisa memecah belah persatuan bangsa karena berisi fitnah dan mencela orang atau pihak lain.
"Ini mengerikan sekali kalau dibiarkan, mengerikan. Apalagi memiliki akun sampai ribuan, ratusan ribu," imbuhnya.
Jokowi pun mengharapkan lebih banyak akun yang menyebarkan hal positif yang mengajak pada optimisme dan berkreasi. "Mengajak masyarakat untuk menjaga kesopanan ya tidak apa-apa. Jutaan akun ya tidak apa-apa," harapnya.(jun/idr/c9/c10/ang)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat jumlah aduan tentang ujaran bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) mulai Januari
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- IRT di Inhu Mengaku Dibegal, Saat Diselidiki Polisi, Ternyata
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Akademisi Sebut Hoaks Hambat Perkembangan Generasi Indonesia Emas 2045
- AM Hendropriyono: Waspadai Sentimen SARA Operasi Penggalangan Negara Adidaya ke Masyarakat RI
- Pelaku Ujaran Kebencian di Australia Bisa Dipenjara Dua Tahun
- Minta Pengusutan Hoaks Tendensius ke Kapolri, PP GPA: Jika Dibiarkan Memicu Konflik