Survei Nasional LPI
Kelompok Intelektual Nilai Kinerja Kepala BIN Budi Gunawan Paling Top

Secara umum kalangan kelas menengah intelektual yang menilai kinerja Kepala BIN Budi Gunawan sangat baik sebesar 60%.
Mereka menilai kinerja Kepala BIN Budi Gunawan adalah sosok yang mumpuni dalam merespons situasi, kompeten dalam aspek kepemimpinan dan tepat dalam kebijakan.
Menurut Boni, responden menilai kiprah Kepala BIN Budi Gunawan well record dalam memberikan dukungan terbaiknya kepada single usernya yaitu Presiden Joko Widodo.
Dukungan itu tentu saja menjadi penting untuk membuat sejumlah rumusan kebijakan yang akan ditempuh oleh negara, baik dalam menghadapi Covid 19 berikut efek penyertanya sekaligus fase setelahnya.
Kalangan kelas menengah menilai Budi Gunawan mempunyai pemahaman responsive cukup baik terhadap ruang lingkup tugasnya sekaligus problem solver dalam menangani ancaman, tantangan, hambatan, gangguan.
Aspek lain yang cukup menonjol adalah kepemimpinan utamanya dari unsur kompetensi, koordinasi, dan indikator kebijakan.
“Peran institusi BIN yang juga terlibat dalam penanganan pandemi Covid 19 juga mendapat penilaian cukup baik atau mendapat apresiasi positif dari kalangan kelas menengah,” ujar Boni Hargens.(fri/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Kelompok intelektual menilai Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan dari aspek kinerja dan kepemimpinan sangat baik alias paling top di antara jajaran kabinet Indonesia Maju dan para pimpinan Lembaga negara selama tahun 2021.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Menko Polkam Ungkap Instruksi Presiden Prabowo Terkait Libur Lebaran 2025
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?