Kelompok Neo Nazi Asal Inggris Akan Dinyatakan Sebagai Teroris di Australia
Senin, 08 Maret 2021 – 00:37 WIB

Members of the Proud Boys are seen during a rally protesting the cancellation of the official Australia Day parade in Melbourne, Tuesday, January 26, 2021. (AAP: James Ross)
Menteri Dutton sebelumnya sudah meminta Komite Intelejen Parlemen untuk mengkaji mereka, namun disimpulkan jika kelompok tersebut tidak memenuhi syarat masuk ke dalam daftar tapi memang menjadi ancaman.
Parlemen sedang mengkaji kemungkinan perubahan undang-undang guna menangkal ancaman dari kelompok seperti ini.
Partai oposisi Partai Buruh sebelumnya sudah menyerukan kepada pemerintah untuk menyatakan kelompok sayap kanan bernama Proud Boys sebagai teroris.
Kelompok yang dinyatakan kelompok teror di Australia |
Abu Sayyaf Group (ASG) |
Al Qaeda (AQ) |
Al Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) |
Al Qaeda in the Indian Subcontinent (AQIS) |
Al Qaeda in the Lands of the Islamic Maghreb (AQIM) |
Al Shabaab |
Boko Haram |
Hamas' Izz al-Din al-Qassam Brigades |
Hizballah's External Security Organisation (ESO) |
Islamic Movement of Uzbekistan |
Islamic State |
Islamic State East Asia |
Islamic State in Libya (IS-Libya) |
Islamic State Khorasan Province |
Islamic State Sinai Province (IS-Sinai) |
Islamic State Somalia |
Islamic State West Africa Province |
Jabhat Fatah al-Sham |
Jaish-e-Mohammad |
Jama'at Mujahideen Bangladesh |
Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin |
Jemaah Anshorut Daulah |
Jemaah Islamiyah (JI) |
Kurdistan Workers' Party (PKK) |
Lashkar-e-Jhangvi |
Lashkar-e-Tayyiba |
Palestinian Islamic Jihad |
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari berita dalam bahasa Inggris di sini
Sebuah kelompok ekstrem sayap kanan asal Inggris akan untuk pertama kalinya akan dinyatakan sebagai organisasi teroris di Australia
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang