Keluarga Korban Ambrolnya Selasar BEI Terbang ke Jakarta

Sementara pemilik warung yang berada di sebelah rumah korban, menjelaskan, orangtua Firda berangkat menggunakan pesawat. “Berangkat kemarin sore. Dapat kabar langsung pesan tiket. Tadi sempat pamit nitip rumah,” ungkap warga yang enggan menyebutkan namanya itu.
Terpisah, media ini juga datangi alamat Jl Pandawa, Lr Nakula, RT 07, RW 2, Kecamatan Ilir Timur II yang disebut sebagai lokasi tinggal korban Siti Nufhalifah, 24. Tapi Ketua RT 07, Alkunariyah mengaku di sini tidak ada warga atas nama Siti Nurhalifah.
“Mungkin itu (yang tertera) KTP lama atau warga lama. Di sini juga tidak ada warga yang keluarganya jadi korban di BEI. Kalau ada pasti sudah heboh dan keluarganya memberi tahu tetangga,” ujarnya.
Untuk alamat No 29A tidak ada juga di daerah itu. “Itulah kami juga bingung. Tadi ada yang juga yang tanya, tapi saya jawab tidak ada,” ujar Alkunariyah bersama warga saat tengah berkumpul. (roz/wly/afi)
Para keluarga mahasiswa/i jurusan Akuntansi, Universitas Bina Darma (UBD) yang jadi korban ambrolnya selasar Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta langsung syok.
Redaktur & Reporter : Budi
- Kepergok Curi Motor, Pria di Palembang Babak Belur Dihajar Warga
- H-3 Idulfitri, 21.000 Kendaraan Melintas di Tol Kayuagung-Palembang
- Gubernur Herman Deru Minta Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas
- Gara-Gara Konten, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel
- 2 Siswi SD Tenggelam di Sungai Saka Selabung, 1 Korban Belum Ditemukan
- Persiapan Arus Mudik Lebaran 2025, Herman Deru Resmikan 4 Jembatan