Keluarga Korban Penyanderaan Sydney Kritik Taktik Polisi

"Tapi kami tidak pernah melihat hal yang seperti itu," tambahnya.
Pihak keluarga berharap rekomendasi pemeriksaan tersebut akan menghasilkan perubahan yang signifikan.
"Saya ingin melihat pihak koroner memiliki keberanian untuk menantang pandangan alternatif tentang apa yang terjadi dan memastikan diambil hikmahnya dan bahwa hal itu menghormati kenangan tentang Katrina dan Tori," kata saudara laki-laki Katrina, Angus Dawson.
Bagi kedua keluarga korban, rasa tidak percaya itu tetap ada.
"Jika tidak ada pengakuan dari pihak berwenang bahwa telah terjadi kesalahan dan bahwa kegagalan ini telah terjadi, maka pembelajaran ini tidak akan pernah terjadi dan kebiasaan ini tidak akan berubah," kata Zinn.
"Saya pikir kita semua merasa bahwa polisi hadir untuk melindungi kita semua. Bahwa mereka tahu apa yang mereka lakukan. Salah satu hal terburuk terkait hal ini adalah bahwa kami merasa sangat kecewa," kata Dawson.
Diterbitkan Senin 22 Mei 2017 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris di ABC News.
Keluarga Tori Johnson dan Katrina Dawson, dua korban meninggal saat terjadi Penyanderaan Sydney akhir 2014, untuk pertama kalinya menyuarakan kemarahan mereka pada taktik polisi dalam menangani kejadian tersebut.
- Kabar Australia: Akhir Manis untuk Persahabatan Seekor Burung dan Anjing
- Ada Banyak Alasan Tidak Betah di Indonesia, tetapi Perlu Persiapan Sebelum Kabur
- Dunia Hari Ini: Tersangka Pemalsuan Sertifikat HGB Pagar Laut Ditangkap
- Dunia Hari Ini: Vatikan Mengatakan Paus Fransiskus Masih dalam kondisi kritis
- Dunia Hari Ini: Ledakan Bus di Israel Diduga 'Serangan Teror'
- Pelajar di Luar Negeri Ikut Dukung Aksi 'Indonesia Gelap'