Keluarga Suami tak Merestui, Ibu Marliyah Terpaksa Bawa Bayinya Pergi

”Setelah saya melahirkan, saya diajak pulang ke rumah orang tua suami. Tapi, keluarga suami tidak merestui. Jika mau balik ke rumah orang tua, saya takut membebani. Akhirnya, saya putuskan pergi bersama anak yang baru berumur tujuh hari. Saya juga tidak tahu mau ke mana,” tuturnya.
Menurut dia, suaminya tidak kuasa menolak keinginan kedua orang tua kandungnya yang melarang menikah dengannya. ”Suami saya tak bertanggung jawab. Menuruti keinginan orang tuanya. Bahkan katanya, suami saya mau menikah lagi,” akunya.
Marliyah mengucapkan terima kasih atas bantuan polisi. ”Saya sangat berterima kasih atas bantuan Bapak Kapolsek. Tanpa pertolongannya, saya tidak tahu hendak ke mana. Saya juga berharap bisa mendapatkan tempat tinggal sementara dan mendapatkan pekerjaan demi anak,” ungkapnya. (rnn/sya/c1/whk)
Seorang ibu rumah tangga di dusun Gedungjaya, Kecamatan Negeriagung, Waykanan, Lampung, Marliyah, 26, bersama bayinya yang baru berumur tujuh hari
Redaktur & Reporter : Budi
- Polda Lampung Ungkap Hasil Forensik Peluru yang Menewaskan 3 Polisi di Lokasi Sabung Ayam
- Kopda Basar Tembak Mati 3 Polisi di Lampung, Peltu Lubis Berjudi
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Kapolda Bilang Isu Setoran Judi Sabung Ayam Hanya Asumsi tanpa Bukti
- Kapolri & Panglima TNI Sepakat Usut Kasus Tentara Tembak 3 Polisi, Ada Brigjen Diutus ke Lampung
- Lokasi Penembakan 3 Polisi di Lampung Area Texas, Banyak Beredar Senpi Rakitan