Kemarin tak Ada Upacara Pergantian Pasukan Jaga Istana, Ini Alasannya
Ketua Setara Institute Hendardi mengapresiasi langkah cepat dalam menanggulangi terorisme. Menurut dia, penangkapan sejumlah orang yang berencana melakukan tindakan teror di Bekasi merupakan bentuk implementasi doktrin preventive justice yang efektif.
“Polri berhasi meyakinkan publik bahwa aparat mampu mencegah terjadinya tindakan teror dan menciptakan rasa aman bagi warga,” tuturnya.
Atas keberhasilan itu, polri patut diapresiasi. Namun, terjadinya rencana teror itu membuktikan bahwa ancaman radikalisme dan terorisme masih terus terjadi dengan eskalasi yang meningkat. Polri harus bekerja ekstra untuk menangani setiap aksi intoleransi. Sebab terorisme adalah puncak dari intoleransi.
Menurut dia, pencegahan dan penanganan terorisme harus dimulai dengan tidak memberikan kompromi terhadap aksi-aksi intoleransi. Ia menyatakan, intoleransi merupakan bibit dari terorisme. (wan/lum/jun)
JAKARTA - Pascamunculnya ancaman bom yang menarget Istana Negara, kemarin tidak terlihat ada upacara pergantian personel Paspampres yang menjaga
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 685.079 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada H+2 Lebaran
- 5 Berita Terpopuler: Hal Tak Terduga Muncul, Kepala BKN Keluarkan Pernyataan Tegas, Tolong Setop Rekrut Honorer
- Asuransi Jasindo Mudik Bikin Arus Balik Lebih Aman & Nyaman
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan