Kematian Presiden Iran Berpotensi Menyolidkan Kubu Konservatif

Kematian Presiden Iran Berpotensi Menyolidkan Kubu Konservatif
Arsip foto - Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjalan bersama Presiden Iran Ebrahim Raisi (kedua kiri) menuju veranda Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa/aa.

Terkait potensi yang akan terjadi di kawasan Timur Tengah menyusul wafatnya Presiden Raisi, Dinna mengatakan, "Potensinya adalah wait-and-see melihat proses pemilu di Iran".

Menurut Dinna, kondisi perbaikan relasi antar negara-negara Timur Tengah menunjukkan bahwa tidak ada negara besar di Timur Tengah yang menginginkan instabilitas di kawasan. "Mereka cenderung masih menahan diri". (ant/dil/jpnn)

Di bawah kepemimpinan Raisi, Iran meningkatkan hubungan dengan Rusia, melakukan de-dolarisasi serta memperluas kerja sama ekonomi dengan China dan Rusia


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber Antara
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News