Kemenag dan Bappenas Bersinergi dalam Optimalisasi Tata Kelola Zakat Wakaf

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Bappenas menggelar kegiatan Zakat Wakaf Impact Forum 2024.
Kegiatan ini merupakan forum bersama yang dihadiri BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat dan berbagai pihak terkait.
Dalam forum ini membahas pengaruh dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya dalam mendukung pembangunan nasional dan SDGs.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan langkah-langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat dan wakaf.
Ini termasuk penguatan regulasi, pembangunan infrastruktur yang memadai, dan penyusunan peta jalan bersama para pemangku kepentingan.
Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan sumber daya manusia amil dan nadhir yang berkualitas.
"Harus ada gerakan kolektif dari semua pihak untuk menciptakan SDM amil dan nadhir yang berkualitas,” ungkap Kamaruddin Amin, dalam keterangannya, Kamis (21/3).
Kamaruddin Amin juga mengungkapkan bahwa Kemenag ingin menjadikan KUA sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Kemenag dan Bappenas bersinergi dan berkolaborasi dalam optimalisasi tata kelola zakat wakaf.
- Menjelang Idulfitri, BAZNAS Distribusikan 168.750 Ribu Paket Beras Zakat Fitrah
- BSI Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia, Nilainya Sebegini
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Menteri Kabinet Merah Putih Hingga TNI/Polri Tunaikan Zakat melalui BAZNAS
- Soroti Pengelolaan Zakat, Prabowo: Harus Sampai ke Rakyat yang Membutuhkan
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran