Kemenag Kebut Penyiapan Asrama Haji sebagai RS Darurat COVID-19

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mempercepat penyiapan Asrama Haji Pondok Gede sebagai rumah sakit (RS) darurat untuk menangani pasien Coid-19.
Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Ramadhan Harisman mengatakan proses penyiapan RS Darurat masih berlangsung dan diharapkan segera selesai.
“Penyiapannya terus dikebut. Banyak pekerja yang terus mempersiapkan berbagai hal keperluan standar RS darurat di Asrama Haji Pondok Gede,” ucap Ramadhan di Jakarta, Kamis (8/7)
Menurut dia, lift portable yang akan digunakan untuk menunjang mobilitas tenaga kesehatan dan pasien sudah terpasang dan diuji coba.
Selain itu disiapkan juga beberapa toilet serta tempat pemulasaran jenazah portable.
“Penyiapan kamar perawatan juga terus dikebut. AC kamar diganti baru. Setiap tempat tidur pasien juga dipasang instalasi oksigen,” ucap Ramadhan.
Dia menambahkan, penyiapan High Care Unit atau HCU juga sudah hampir selesai.
Untuk RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede, pemerintah rencananya menyiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU.
Penyiapan Asrama Haji Pondok Gede sebagai RS Darurat Covid-19 dikebut Kemenag agar bisa segera digunakan.
- Entrostop Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Emergency Diare Kit Gratis di Lebaran 2025
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag
- UIN Jakarta Masuk QS WUR 2025, Kemenag: Sejalan dengan Internasionalisasi PTKI