Kemenag Siapkan Insentif bagi Karu dan Karom Jemaah Haji, Sebegini Besarannya

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) akan memberikan insentif bagi kepala regu (Karu) dan kepala rombongan (Karom) dalam pelaksanaan ibadah haji.
Menurut Menag Yaqut Cholil Qoumas, insentif tersebut diberikan untuk menyemangati jemaah haji yang mendapat tugas tambahan sebagai Karu dan Karom.
"Jemaah tersebut diberi insentif Karu sebesar Rp 750 ribu dan Karom Rp 1,250 juta per orang," ungkap Menag Yaqut, Sabtu (19/2).
Dia menambahkan, sejumlah skenario penyelenggaraan ibadah haji telah disiapkan pemerintah.
Sebab, sampai saat ini, wabah Covid-19 belum berakhir yang ditandai dengan munculnya varian baru Omicron.
Pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji pada 1443 H/2022 M dengan tiga opsi. Ketiganya adalah kuota penuh, terbatas, dan tidak memberangkatkan jemaah haji.
"Pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama, yaitu kuota penuh," ucapnya.
Mengenai pengisian kuota haji dan jemaah yang diberangkatkan, apabila tahun ini ada pemberangkatan, Menag Yaqut mengatakan tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Kemenag menyiapkan insentif bagi kepala regu dan rombongan jemaah haji, nilainya lumayan
- ASITA Serius Benahi Travel Haji dan Umrah: Lindungi Jemaah dari Praktik Tidak Sehat
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag
- UIN Jakarta Masuk QS WUR 2025, Kemenag: Sejalan dengan Internasionalisasi PTKI