Kemendagri Coret Anggaran Perjalanan Dinas ke Luar Negeri di RAPBD

jpnn.com - JAKARTA – Pemerintah Daerah diminta mematuhi Peraturan Mendagri Nomor 37 Tahun 2014, tentang peningkatan kualitas belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Salah satunya tidak mengangggarkan perjalanan dinas ke luar negeri.
Menurut Direktur Jenderal Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Reydonnyzar Moenek, jika Pemda tetap mencantumkannya dalam penyusunan Rancangan APBD 2015, Kemdagri akan mengevaluasinya.
“Tidak ada lagi perjalanan dinas luar negeri. Kecuali urgent (penting). Semuanya dipangkas. Kemudian tidak ada lagi anggaran pembangunan gedung/kantor baru dan kendaraan dinas. Kecuali yang sudah on going atau sudah dibangun, enggak apa-apa,” katanya di Gedung Kemdagri, Kamis (4/12).
Menurut pria yang akrab disapa Donny ini, dari evaluasi 18 RAPBD yang telah diajukan pemerintah provinsi, ditemukan beberapa daerah yang melakukan pemborosan anggaran.
“Temuan itu kita pangkas dan rasionalisasikan kembali. Hasil rasionalisasi itu mencapai puluhan miliar rupiah. Permendagri diterbitkan intinya menerjemahkan kebijakan Presiden Joko Widodo. Jadi belanja yang sifatnya pemborosan, dipangkas. Mendagri perintahkan buka lapangan kerja pro rakyat,” katanya.(gir/jpnn)
JAKARTA – Pemerintah Daerah diminta mematuhi Peraturan Mendagri Nomor 37 Tahun 2014, tentang peningkatan kualitas belanja Anggaran Pendapatan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Volume Kendaraan Meroket, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Aman & Terkendali
- Tarif Impor AS Naik, Industri Mebel Indonesia Terancam Lesu
- Rudi Hartono Bangun: Kebijakan AS Harus Disikapi dengan Hati-Hati
- Riza Primahendra Sampaikan Kajian Perkumpulan Amerta Soal Fenomena Ekonomi Lebaran 2025
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Libur Lebaran, Transaksi Menggunakan JakCard di Ragunan Meningkat