Kemendes PDTT Pecahkan Rekor Terbangkan Layang-Layang Batik

Setelah itu Gus Menteri bersama Nyai Lilik Umi Nashriyah dengan Plt Sekjen Taufik Madjid dan Pejabat Eselon I dan II beranjak untuk memulai proses penerbangan layang-layang berbatik.
Gus Menteri yang mengenakan topi motif batik dan sarung tangan warna hitam kemudian menerbangkan layang-layang batik itu setelah sebelumnya Nyai Lilik yang melepaskan layang-layang tersebut.
Meski cuaca sedang terik, Gus Menteri terlihat sangat menikmati menerbangkan layang-layang itu.
Setelah puas menerbangkan layang-layang itu, doktor honoris causa dari UNY ini kemudian melepaskannya ke udara.
Plt Sekjen Taufik Madjid dan Pejabat Eselon I seperti Dirjen PKP Harlina Sulistyorini, Dirjen PDTU Aisyah Gamawati dan sejumlah pejabat lainnya juga terlihat menikmati menerbangkan layang-layang batik ini di tengah cuaca yang cukup terik.
Setelah itu, Triyono dari Museum Rekor Indonesia yang hadir dan melakukan verifikasi untuk Gelatik 2020 ini sesuai dengan Visi Misi Museum Rekor Dunia Indonesia di mana pembudayaan Indonesia harus terus digelorakan.
"Jangan malu dengan budaya kita sendiri karena itu merupakan identitas kita," kata Triyono.
Dia mengatakan, Gelatik 2020 ini bisa dimasukkan ke dalam kategori pemecahan rekor Indonesia.
Kemendes PDTT menggelar rangkaian peringatan Hari Batik Nasional 2020, salah satunya dengan Gebyar Layang-Layang Batik.
- Mendes Yandri Berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah Kuatkan Ekonomi dan Dakwah di Desa
- Kemendes Dorong Ketahanan Pangan dan Wisata Desa di Pandeglang
- Konon, Kopdes Merah Putih jadi Upaya Revolusioner Demi Menguatkan Ekonomi Rakyat
- Iwan Soelasno: Kades Jangan Risau, Desa Punya 6 Sumber Pendapatan
- Penghentian Sepihak Pendamping Desa, Wakil Ketua Komisi V DPR: Jangan Karena Like and Dislike
- Mendes Yandri: Insyaallah Swasembada Pangan Segera Terwujud Jika Ada Kolaborasi