Kemendikbud: Ortu Harus Bangga Anaknya Masuk SMK karena Passion

"Untuk guru SMK, akan ditingkatkan soft skill dan hard skill. Industri juga akan didorong untuk menghargai kompetensi. Itu sebabnya SMK harus segera menikah dengan industri. Ini agar bisa sama-sama menyusun kurikulum yang sesuai kebutuhan dunia industri dan usaha. Sedangkan tenaga profesional di industri bisa mengajar di SMK," paparnya.
Dia lagi-lagi meminta ortu untuk yakin anaknya masuk sekolah sesuai passion-nya.
Pada kesempatan sama Direktur SMK M Bakrun mengungkapkan, di masa pandemi COVID-19, guru dan siswa makin semangat serta kreatif. Beberapa kompetensi bisa dilakukan lewat daring. Misalnya animasi bisa dilakukan di rumah masing-masing.
"Peran industri sangat penting. Tidak semuanya bisa dilakukan dengan daring tetapi blended learning. Dengan pandemi bisa menciptakan berbagai inovasi baik guru maupun siswa SMK," tandas Bakrun. (esy/jpnn)
Kemendikbud mengimbau para orang tua untuk mengubah mindset tentang sekolah favorit. Jangan meremehkan SMK
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- Berkat Edukasi PSN & TNI AU, Siswa SMK Berhasil Luncurkan Roket Amatir
- Tip Mempersiapkan Libur Lebaran Berkesan Bareng Keluarga
- Pemprov Jabar Bakal Tebus 335.109 Ijazah Siswa Menunggak Uang Sekolah, Duitnya Rp 1,3 T
- Siapkan Tenaga Kerja Terampil Sektor Telekomunikasi, TBIG Berkolaborasi dengan SMK
- WCS Indonesia Bertemu Menhut Raja Antoni Bahas Konservasi dan Koridor Orang Utan
- TikTok dan SEJIWA Foundation Soroti Pentingnya Peran Orang Tua Dampingi Remaja Akses Dunia Digital