Kemendikbud Ungkap Penyebab Bahasa Kerinci Terancam Punah
Rabu, 22 Agustus 2018 – 18:19 WIB

Para pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenakan pakaian adat daerah. Saat ini Kemendikbud tengah mengupayakan penggiatan revitalisasi bahasa daerah. Foto: kemendikbud
"Nanti kita juga akan memasukkan mata pelajaran Incung sebagai mata pelajaran muatan lokal, karena Incung merupakan bahasa Kerinci asli yang digunakan oleh orang - orang terdahulu," terangnya.
Dia berharap bantuan dan dukungan dari Kementerian Kebudayaan dan Balai Bahasa Jambi, karena mereka tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan dari Kementerian dan Balai Bahasa.
"Kita juga minta dukungan dari semua kepala Sekolah yang ada di kota Sungaipenuh," pungkasnya. (adi)
Badan Bahasa bekerja sama dengan Kantor Bahasa Provinsi Jambi dan Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh bakal melakukan revitalisasi terhadap bahasa Kerinci.
Redaktur & Reporter : Budi
BERITA TERKAIT
- Waka MPR Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Demi Mempertahankan Identitas Bangsa
- Inovasi Kemandirian Kesehatan: Nucleopad, Solusi Cepat untuk Deteksi Penyakit Infeksi
- Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik Demi Kemandirian Bangsa
- Lewat Program 2 Ini, Ribuan Siswa di Papua dan 3T Bisa Lanjutkan Pendidikan Berkualitas
- Kemendikbudistek Wujudkan Mimpi Anak Indonesia Lewat Beragam Program Beasiswa
- Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru Menjadi Pilar Penting Merdeka Belajar