Kemendikbudristek Dukung Produksi Film Layar Lebar Siswa SMK

Pengambilan gambar akan dilakukan di wilayah Malang dengan melibatkan sejumlah pemain yang tidak hanya berasal dari siswa SMK, tetapi juga dari luar.
Namun, semua produksi film dilakukan sepenuhnya oleh siswa SMK, seperti kameramen, penata kostum, dan sebagainya.
Hal ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis industri (teaching factory) untuk meningkatkan kompetensi keahlian produksi film bagi SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.
“Anak-anak ketika membuat film juga dianggap melakukan pembelajaran. Di situ anak-anak bisa menjadi kru, pemain, dan lain-lain," ucap Wikan.
Keterlibatan MixPro Management, lanjutnya, sangat baik karena bisa melatih siswa dan guru saat berproduksi di lapangan.
Menurut Dirjen Wikan, pembuatan film layar lebar oleh anak-anak SMK ini, bisa menjadi motivasi besar bagi anak SMK.
SMK sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata atau menjadi pilihan kedua saat memilih sekolah lanjutan.
SMK adalah pilihan utama yang akan melahirkan manusia-manusia kreatif dan penuh daya saing.
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto mengungkapkan Pemerintah mendukung produksi film layar lebar oleh siswa SMK
- Alya Rohali Cerita soal Chemistry dengan Deva Mahenra di Setetes Embun Cinta Niyala
- Film Pabrik Gula Bakal Tayang Format 4DX, Arbani Yasiz Sambut Antusias
- Reza Rahadian: Film Indonesia Raih Kepercayaan Penonton Lokal
- Personal Persistence & Film Animasi Into the Mortal World Jadi Penutup Pameran Film Tiongkok 2025
- ZANNA: Whisper of Volcano Isle Segera Tayang di Bioskop, Catat Tanggalnya
- Film Melukis Harapan di Langit India Segera Tayang, Catat Tanggalnya