Kemendikbudristek & Kemenag Memberantas 3 Dosa Besar di Lingkungan Pendidikan Tinggi

jpnn.com - JAKARTA - Pemerintah terus berupaya memperkuat moderasi beragama di kampus-kampus melalui kegiatan seminar dan lokakarya (semiloka) bersama perguruan tinggi negeri (PTN) di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Hal itu untuk membentuk insan-insan moderat di dunia pendidikan khususnya pendidikan tinggi.
"Ini peran dari perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk terus menjaga masalah intoleransi ini agar kehidupan beragama bisa berdampingan dan harmonis di NKRI," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Kemendikbudristek Abdul Haris dalam pertemuan dengan Kaban Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno baru-baru ini.
Haris mengatakan forum diskusi dan semiloka moderasi beragama yang digagas Balitbang Diklat Kementerian Agama juga menjadi bagian penting dalam upaya memberantas tiga dosa besar di lingkungan pendidikan tinggi, yaitu perundungan, kekerasan seksual, serta intoleransi.
"Kita berantas tiga dosa besar di lingkungan pendidikan tinggi," ucapnya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tjitjik Sri Tjahjandarie menyampaikan, Semiloka moderasi beragama yang akan diselenggarakan Balitbang Diklat Kementerian Agama untuk menumbuhkan dan mengungkapkan praktik-praktik baik terkait moderasi beragama.
Hal ini sejalan dengan kebijakan Kemendikbudristek dalam upaya memupus intoleransi beragama dalam pembelajaran dan penyelenggaraan Tri Dharma di perguruan tinggi.
"Dengan adanya dukungan penuh dari Kemendikbudristek dan Kementerian Agama, diharapkan perguruan tinggi negeri dan swasta dapat bekerja sama membangun moderasi beragama yang kuat," ujarnya.
Kemendikbudristek dan Kemenag berkolaborasi memberantas tiga dosa besar di lingkungan pendidikan tinggi. Simak penjelasannya.
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Keluarga Jurnalis yang Dibunuh Oknum TNI AL Punya Bukti Soal Kekerasan Seksual
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan