Kemenhan Minta Publik Tidak Berpolemik Atas Temuan Seaglider di Selayar

Yudo mematok waktu bagi Pushidros TNI AL meneliti seaglider selama sebulan.
Pushidros TNI AL bisa melakukan kerja sama dengan Kementerian Pertahanan untuk mengetahui dari mana asal Seaglider.
“Saya beri waktu satu bulan pak Kapushidros untuk bisa menentukan atau membuka hasilnya biar ada kepastian,” katanya saat menyampaikan konferensi pers di Gedung Pushidorsl, Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/1).
Saat ini, Yudo mengaku, belum bisa memastikan asal mula Seaglider yang ditemukan nelayan Selayar beberapa waktu lalu itu.
Terlebih lagi, dalam tubuh alat tersebut juga tidak tertulis asal peralatan bawah laut itu.
“Jadi tidak ada tulisan apa pun di sini. Kami tidak reyakasa bahwa yang kami temukan seperti itu, masih persis seperti yang ditemukan nelayan tersebut kita bawa ke sini,” kata dia. (ast/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Urusan Seaglider disebutkan Kemenhan, akan diteliti dengan cermat oleh TNI Angkatan Laut.
Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan
- TNI Bakal Operasi Siber, Inilah Pihak yang Akan Ditarget
- Kemenhan Tetapkan 787 PNS dan PPPK Jadi Komponen Cadangan, Untuk Apa?
- PPPK juga Menjadi Komcad, Harus Siap Digerakkan Kapan Saja
- Kemenhan Pangkas Rp 26,9 Triliun dari Anggaran, Belanja Pegawai Tak Terdampak
- Deddy Corbuzier Jadi Stafsus di Tengah Efisiensi, Kemenhan Beralasan Soal Kompetensi
- Sekjen NasDem Buka-bukaan Isi Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo di Kemenhan