Kemenhub Perintahkan Pilot Merpati Dievaluasi
Senin, 23 Mei 2011 – 19:30 WIB
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengintruksikan PT Merpati Nusantara Airlaness mengevaluasi kembali program pelatihan pilot pesawat jenis MA-60. Pasalnya, kualifikasi pilot yang dimiliki Merpati untuk menerbangkan MA-60 berasal dari kualifikasi jenis pesawat lain.
"Berdasarkan hasil special safety audit pengoperasionalan, PT Merpati diintruksikan mengevaluasi program pelatihan pilot," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Harry Bhakti saat jumpa pers di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (23/5).
Menurut Harry, pilot pesawat merpati MA-60 berasal dari berbagai kelompok kualifikasi dan jenis pesawat seperti F-27, F 100, CASA 212, CN 235, Boeing 737, dan pilot yang baru lulus pendidikan.
Untuk itu, lanjut Harry, pihaknya menginstruksikan kepada PT Merpati untuk memberikan training program meliputi training syllabus untuk pilot yang baru lulus dan pelaksanaan line training termasuk rute kualifikasi kepada pilot yang sudah lama tidak terbang di daerah yang memerlukan visual aproach (VFR) serta perlu penambahan line training. "SOP maskapai merpati mengatur 75-100 jam line training dan dinilai perlu adanya latihan cukup kepada pilot dari pesawat jet ke pesawat Propeller," ujarnya.
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengintruksikan PT Merpati Nusantara Airlaness mengevaluasi kembali program pelatihan pilot pesawat
BERITA TERKAIT
- Pekan TV Fujian dan MNC Jalin Kerja Sama, Siap Perkenalkan Budaya Quanzhou di Tanah Air
- Jebolan Indonesian Idol Ini Bakal Sepanggung Lagi di Malam Puncak Ulang Tahun MNC Group
- Terima Aspirasi Aliansi Pejuang Seleksi CPNS 2024, Paul Finsen Mayor Berharap Prabowo Turun Tangan
- Heru B. Wasesa dan Tim Gali Fakta Sejarah Nusantara dari Perspektif Eropa
- BPKP Usulkan Rancangan Kebijakan MRPN Lingkup Pemerintah Daerah
- Eks Tim Mawar Kenang Presiden Prabowo yang Rela Korbankan Diri demi TNI