Kemenkes Sebut 2 Kasus Omicron di Surabaya Transmisi Lokal

Nadia mengatakan pemerintah selalu melakukan pemantauan terhadap peningkatan risiko penularan Covid-19 di level provinsi maupun kabupaten.
Pemerintah pusat dan pemda terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau perkembangan kasus Covid-19, terutama jika muncul adanya potensi klaster.
Nadia menjelaskan varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi dengan risiko sakit berat yang rendah.
Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena situasi dapat berubah dengan cepat.
Dia menyatakan dengan ditemukannya lagi kasus transmisi lokal ini, pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas.
“Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” pungkas Siti Nadia Tarmizi. (mcr9/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Kemenkes menyatakan dua kasus Covid-19 varian Omicron di Surabaya merupakan transmisi lokal.
Redaktur : Boy
Reporter : Dea Hardianingsih
- Entrostop Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Emergency Diare Kit Gratis di Lebaran 2025
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Della Surya
- KPCDI Soroti Dampak Efisiensi Anggaran terhadap Pasien Ginjal, Kemenkes Tegaskan Ini