Kemenkes: UU Pertembakauan Tidak Diperlukan

jpnn.com - JAKARTA - Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertembakauan terus menjadi sorotan dan mendapat pro dan kontra. Bahkan dorongan itu pun terjadi antara pimpinan DPR dan Badan Legislasi (Baleg).
Terkait hal itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Lily Sriwahyuni Sulistyowati mengatakan, RUU Pertembakauan itu sudah tidak diperlukan.
"RUU Pertembakauan sebenarnya tidak diperlukan," ucap Lily saat dikonfirmasi, Selasa (22/11/2016).
Menurut dia, hal yang mendasar RUU itu tidak diperlukan lagi, lantaran semua urusan yang terdapat di dalam rancangan tersebut, sudah diatur undang-undang lain.
"Karena semua urusannya sudah ada undang-undangnya," tandas Lily.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Emil Salim yang melihat RUU itu harus ditolak, lantaran bertentangan dengan Undang-Undang Kesehatan.
"Perlu ditolak karena tak perlu dan bertentangan dengan UU Kesehatan," jelas Emil. (dil/jpnn)
JAKARTA - Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertembakauan terus menjadi sorotan dan mendapat pro dan kontra. Bahkan dorongan itu pun terjadi antara pimpinan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Soedeson Tandra DPR Sikapi Aksi Penyerangan Oknum TNI ke Polres Tarakan, Simak
- Soal Kabinet Gemuk, Prabowo: Kalau Isinya Banyak Orang Hebat, Kenapa?
- Data Resmi BKN Jumlah PPPK Paruh Waktu dari Seleksi Tahap 1, Lebih Banyak
- PN Jakbar Tunda Putusan Perkara Gugatan Lahan di Daan Mogot
- Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda dan Pangdam Langsung Angkat Bicara
- APJATI Antusias Sambut Pembukaan Penempatan PMI Sektor Domestik ke Timur Tengah