Kemenpora Persiapkan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga

jpnn.com, JOMBANG - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mengembangkan inovasi program sektor kepemudaan. Kali ini dengan menggelar Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) Peningkatan Kesehatan Reproduksi Pemuda.
Kegiatan seri kedua ini diikuti ratusan peserta di Aula Pondok Pesantren Tambak Beras Jombang, Sabtu (7/12) itu, dibuka langsung oleh Deputi Pengembangan Pemuda, Asrorun Niam Soleh. Dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya memiliki jiwa kepemimpinan.
"Adik-adik sekalian harus memiliki jiwa kepemimpinan Individu, dengan cara kita harus mengetahui mana yang patut dan tidak patut, mana yang boleh maupun tidak boleh. Ini bekal penting dalam berumah tangga," ujar Niam.
"Saat ini pernikahan di usia-usia muda menjadi pembahasan yang hangat. Terpenting bagi pemuda adalah penyiapan diri. Kesiapan tidak hanya soal umur tapi juga menyangkut kedewasaan", tegas Doktor Ilmu Hukum Islam ini.
BACA JUGA: Evan Dimas Ungkap Bisikan Indra Sjafri Setelah Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Final
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Susanto selaku ketua KPAI Pusat. Dimana ia menyampaikan materi Perlindungan Anak dan Pengasuhan Berkualitas. Adapun materi lainnya adalah Hukum Perkawinan, Kesehatan Reproduksi dan Psikologi Remaja/Pemuda.(dkk/jpnn)
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mengembangkan inovasi program sektor kepemudaan. Kali ini dengan menggelar Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) "Peningkatan Kesehatan Reproduksi Pemuda".
Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad
- LPDUK Masih Kesulitan Cari Lawan Red Sparks, Ini Penyebabnya
- Pesepakbola Naturalisasi Diusulkan Ikut Pelatihan Lemhanas, Ini Tujuannya
- Wamenpora Minta Olympian Bersinergi Demi Masa Depan Atlet Indonesia
- Dukung Asta Cipta Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Perkuat Sinergitas
- Kemenpora Ajak Anak Muda Lebih Peduli Kesehatan, Wujudkan Indonesia Bugar
- Kemenpora dan Garuda TV Siap Jalin Kerja Sama Terkait Program Pemuda dan Olahraga