Kemenpora Yakin Pemuda Pontianak Mampu Berinovasi di Sektor Kriya
Kamis, 03 Oktober 2019 – 23:47 WIB

Suasana kegiatan pelatihan Kriya 2019 pada 3-4 Oktober di Pontianak. Foto: Dokumen Kemenpora
Tutor Sanggar Kegiatan Belajar Kota Pontianak, Fahmi Kartina, ia tengah mengelola ampas tebu, kopi, kelapa, dan kulit durian. Sisa bekas olah pakai itu menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis.
BACA JUGA: Bamsoet kepada Ahmad Muzani: I Love You Full
"Misalnya kulit durian diolah atau dibuat menjadi sandal refleksi atau suvenir, dan lain sebagainya sehingga bernilai ekonomis," ujarnya. "Kami juga menitipkan hasil kerajinan di UMKM Center Kota Pontianak, sehingga bisa menjadi oleh-oleh bagi para tamu yang berkunjung ke Pontianak," tambahnya.(dkk/jpnn)
Kemenpora melalui Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda - Deputi Bidang Pemberdayakan Pemuda bersama Dispora Provinsi Kalimantan Barat mengadakan kegiatan pelatihan Kriya 2019.
Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad
BERITA TERKAIT
- LPDUK Masih Kesulitan Cari Lawan Red Sparks, Ini Penyebabnya
- Pesepakbola Naturalisasi Diusulkan Ikut Pelatihan Lemhanas, Ini Tujuannya
- Wamenpora Minta Olympian Bersinergi Demi Masa Depan Atlet Indonesia
- Dukung Asta Cipta Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Perkuat Sinergitas
- Kemenpora Ajak Anak Muda Lebih Peduli Kesehatan, Wujudkan Indonesia Bugar
- Kemenpora dan Garuda TV Siap Jalin Kerja Sama Terkait Program Pemuda dan Olahraga