Kementan Adakan Bimtek untuk Tingkatkan Kapasitas Petani Hortikultura Melawi

Salah satunya dengan pengembangan pertanian terpadu dari hulu ke hilir.
"Saya harap pembukaan lahan 20 hektar yang telah dilakukan dapat meningkatkan ketersediaan bahan pangan dan membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda," lanjutnya.
Salah satu penerima bantuan bangsal pascapanen dan pengolahan hortikultura, Kelompok Tani Tembawang Maju mengucapkan terima kasih kepada Kementan dan Ditjen Hortikultura atas bantuan yang diberikan.
"Saya jadi merasa lebih mantap untuk melangkah menjadi pelopor berdirinya UMKM olahan saus cabai di Melawi," ujar Sudarmono, wakil Poktan Tembawang Maju.
Produk hortikultura dikenal sebagai produk yang mempunyai daya tahan simpan terbatas, perpanjangan masa simpan ini dapat dilakukan dengan melakukan penanganan pascapanen dan pengolahan, untuk komoditas cabai ini antara lain dapat dikeringkan, dibuat menjadi bubuk cabai dan saus sambal.
Dengan penanganan ini, selain memperpanjang daya simpan, juga dapat meningkatkan nilai tambah komoditas hortikultura. (jpnn)
Direktorat Jenderal Hortikultura melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani/pelaku usaha hortikultura di Kabupaten Melawi.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- BAZNAS Promosikan Produk Kue UMKM Sebagai Hampers Ramadan Favorit
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Gandeng UMKM, Pelindo Solusi Logistik Tebar Keberkahan di Ramadan