Kementan Apresiasi Bantaeng Konsisten Lindungi Petani dengan Asuransi

Untuk ternak sapi, PT Jasindo menerima premi Rp 1,2 miliar dan menyelesaikan klaimnya Rp 1,1 miliar.
“Ke depannya kami mengajak Pemkab Bantaeng untuk mengembangkan prospek yang bisa disinergikan untuk mengembangangan penyelamatan ekonomi nasional," kataya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk tetap melayani masyarakat di Bantaeng dalam hal asuransi pertanian dan ternak nelayan.
"Sehingga terwujud petani yang maju, mandiri, modern dan berasuransi," ujar Tony.
Bupati Ilham Azikin mengatakan di masa pandemi Covid-19 ini pertanian menjadi satu-satunya sektor yang masih memberikan produktivitas yang baik dalam mendukung pergerakan ekonomi di Indonesia.
Menurutnya pula, asuransi ini bagian yang penting dan akan menjadi sesuatu yang membanggakan bagi Bantaeng.
Asuransi tersebut diharapkan dapat meringankan beban petani.
Selain itu, asuransi ini diharapkan dapat menjaga semangat produktivitas petani yang ada di Bantaeng.
Asuransi pertanian bukan hanya karena nilai premi yang dibayarkan petani cukup murah, tetapi juga memberikan ketenangan dalam berusaha.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan