Kementan Apresiasi Hasil Panen Padi yang Gunakan Pupuk Organik

"Kalau untuk manusia daya tahan cukup. Ini karena berasal dari jamu yang tidak menutup kemungkinan limbah itu juga menyehatkan pertanian," katanya.
Jan menyebut terbuka kemungkinan penggunaan SMPN juga akan dikembangkan di daerah lain.
Dia pun berharap kolaborasi yang dilakukan dapat menghindari krisis pangan ke depan.
"Apa yang dilakukan adalah upaya menghadapi krisis pangan dunia melalui pengadaan teknologi pertanian."
"Kami lihat di Indonesia penghasil beras terbesar di Jawa Tengah dan tingkat efisiensi memang di Sukoharjo adalah nomor satu sebagai penghasil beras di Jawa Tengah."
"Kami base on practice saja, mana yang terbaik itu yang akan kami ikuti. Mudah-mudahan di pertanian lain tidak perlu melakukan penelitian. Apa yang sudah berhasil di sini, bisa didukung untuk akselerasi pertanian di tempat lain," kata Jan. (gir/jpnn)
Kementerian Pertanian mengapresiasi hasil panen di Sukoharjo yang menggunakan pupuk organik.
Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang
- Super Tani Tawarkan Solusi Atasi Langkanya Pasokan Pupuk
- Kementan Gandeng Densus 88, Dorong Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Sektor Pertanian
- Kejar Target Swasembada Pangan, Kementan Gelar Pelatihan Bagi 4.000 Insan Pertanian
- Kementan-Pupuk Indonesia Teken Kontrak Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Subsidi di 2025
- Penyaluran Pupuk Subsidi Dipercepat
- Petani Sambut Penyederhanaan Distribusi Pupuk Subsidi Pemerintah