Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang
Kamis, 27 Februari 2025 – 14:59 WIB

Sosialisasi dan Konsultasi tentang bekerja di pertanian Jepang. Foto: source for JPNN
Menurut perwakilan NCA Jepang, saat ini banyak perusahaan pertanian Jepang yang membutuhkan tenaga kerja asing, khususnya dari Indonesia, karena tenaga kerja pertanian di Jepang makin menua dan berkurang.
Untuk memastikan kesiapan tenaga kerja, telah terdapat program pelatihan bahasa Jepang dan sertifikasi kompetensi.
Peserta juga diberikan mentoring bisnis dan bimbingan setelah kembali ke Indonesia, sehingga mereka bisa mengembangkan usaha pertanian secara mandiri.
"Kami telah melatih ratusan peserta dengan JFT A2/N4 dan ASAT Certificate, yang menjadi syarat utama untuk bekerja di Jepang melalui jalur SSW," kata Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Siti Munifah. (*/jpnn)
Banyak perusahaan pertanian Jepang yang membutuhkan tenaga kerja asing, khususnya dari Indonesia.
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan
BERITA TERKAIT
- CropLife Indonesia Dorong Pengelolaan Pestisida Berkelanjutan
- Dengar Strategi Mentan Amran, Mahasiswa Optimistis Indonesia Swasembada Pangan
- Krisis Pangan Global Mulai Terjadi, Bagaimana Status Indonesia?
- Mentrans Iftitah Harap Jepang Berinvestasi di Kawasan Transmigrasi
- Wamentan Sudaryono Ingin Ekspor Pertanian ke Eropa Meningkat Agar Petani Sejahtera
- Termakan Iming-Iming Kerja di Jepang, 20 Pemuda Brebes Rugi Puluhan Juta