Kementan: Budidaya Ternak Sapi Gunakan Prinsip Kesrawan

“Mekanisme penyesuaian tubuh dan perilaku yang digunakan untuk 'mengatasi' kondisi yang tidak sesuai ini akan mengalihkan energi dari fungsi penting, seperti pertumbuhan, reproduksi dan produksi, menjadi energi untuk menjaga kondisi internal hewan,” ungkap I Ketut Diarmita.
“Oleh karena itu, kesrawan yang buruk dapat mengakibatkan kerugian dalam pertumbuhan, produksi dan reproduksi hewan ternak tersebut,” katanya lagi.
Dia berharap dengan adanya kegiatan bimbingan teknis ini, baik petugas maupun peternak dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif. Dengan demikian dapat menjadi referensi dalam mengatasi permasalahan terkait penerapan kesejahteraan hewan di lapangan dan selanjutnya peserta juga dapat mensosialisasikan penerapan kesejahteraan hewan sebagai bagian dalam cara budidaya ternak yang baik.
Selain itu, untuk mendukung program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting), I Ketut Diarmita juga menyampaikan, jika kelompok juga memegang peranan penting tidak hanya dalam hal mendukung suksesnya Inseminasi buatan, dan kelahiran pedet, tapi yang lebih penting lagi kelompok peternak harus berperan aktif dalam mencegah pemotongan sapi-sapi betina yang masih produktif.
“Pengurasan aset ternak betina kita berawal dari kelompok, dimana bila ternak betina kelompok dibiarkan saja dikuras untuk dipotong, maka bisa dipastikan akseptor-akseptor yang menjadi target penumbuhan populasi akan berkurang dan populasi ternak kita bukannya meningkat melainkan akan berkurang secara pasti,” ungkap I Ketut Diarmita.
“Oleh karena itu, saya menghimbau agar kelompok bisa menjadi ujung tombak pengawal ternak betina produktif bahkan ikut serta menyelamatkan mereka dari pemotongan,” katanya.(adv/jpnn)
Indonesia bercita-cita mewujudkan swasembada dan ekspor ternak. Untuk itu, peternak perlu menerapkan prinsip-prinsip Kesrawan dalam budidaya ternak sapi potong
Redaktur & Reporter : Friederich
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan