Kementan dan Korps Brimob Berkolaborasi Perkuat Pangan Nasional

"Alhamdulillah, sejauh ini konsep kami tidak ada yang meleset. Di mana tidak ada satu pun tanaman yang terbuang percuma. Semuanya bisa terolah," kata Kombes Dadang.
Merespons hal itu, Mentan SYL mengatakan dalam waktu dekat pihaknya siap menggelar latihan bersama dalam mempersiapkan kebutuhan pangan nasional.
"Saya setuju pelatihan harus kita gelar. Terutama untuk Bhabinkamtibmas dan Brimob, tolong dibuatkan agendanya. Sesudah itu kita akan siapkan agar Brimob mau mengambil KUR sebagai modal pengembangan usaha," ucap Mentan SYL.
Mantan gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu mendorong Korps Brimob mengawali program bertanam Jagung di lahan-lahan tidak terpakai.
Menurut Mentan SYL, penanaman jagung lebih mudah ketimbang menanam padi yang membutuhkan proses panjang.
"Salah satu pilihan saya yang enak diolah Brimob adalah jagung. Kenapa? Jagung tinggal tabur saja di lahan kritis. Setelah itu tinggal tunggu masa panen. Gampang. Selanjutnya kita akan buatkan green house sebagai pertanian modern," kata Mentan SYL.(*/jpnn)
Kementan dan Brimob siap perkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan tidur.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan