Kementan Dorong Pertanian Organik Besertifikasi untuk Kesejahteraan Petani

“Keuntungan ekspor beras organik sangat besar. Harganya jauh lebih mahal dibandingkan beras premium. Yakni, berupa beras putih, hitam, merah, dan beras cokelat," ujarnya.
Beras tersebut diminati karena tidak menggunakan bahan kimia, non-GMO, cita rasa yang khas, dan untuk bahan baku jenis makanan tertentu.
Pengawas Mutu Hasil Pertanian Madya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar Lia Dahliany Dachlan menjelaskan, sertifikasi pangan organik adalah rangkaian kegiatan penerbitan sertifikat.
“Tata cara pengajuan sertifikasi organik di Jabar dimulai dari pengajuan kelompok tani ke dinas pertanian, identifikasi, verifikasi, serta pembinaan untuk mendapatkan sertifikat organik,” jelas Lia.
Ketua P4S Dharma Kencana Kabupaten Indramayu Ayi Sumarna mengatakan, pihaknya sangat serius membentuk kader-kader petani organik.
Selain itu, P4S membentuk koperasi produsen pangan Dharma Kencana Indramayu yang akan memasarkan produk beras organik.
Di Kabupaten Indramayu, pihaknya bekerja sama dengan KTNA Nasional untuk mempersiapkan 1.500 hektare lahan untuk pengembangan padi organik di Kabupaten Indramayu.
Jadi, petani milenial yang bergerak di bidang pengolahan lahan organik tidak usah khawatir ke mana hasil panennya dijual.
Kementan mendorong pertanian organik besertifikasi untuk kesejahteraan para petani
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Kaya Susah
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran