Kementan Dukung Program Pertanian Perkotaan

Bantuan diberikan dalam bentuk kebun bibit dan demplot sehingga diharapkan keberadaan KRPL bisa berkelanjutan.
"Kami juga memberi bantuan kepada sekolah dasar (SD) untuk membangun kebun bibit dan pekarangan agar anak dapat belajar untuk mencintai pertanian dan meningkatkan pengetahuan akan konsumsi pangan lokal," ujar Tri.
Symposium yang dihadiri Afra DN Makalew ini merupakan acara ketiga yang diselenggarakan oleh Departemen Landskap IPB.
Acara itu juga dihadiri pembicara dari Jepang, Jerman, dan Belanda.
Kegiatan itu diharapkan dapat dirumuskan model pemanfaatan pekarangan yang optimal dan berkelanjutan sehingga dapat diadopsi di Indonesia.
Sedangkan optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan diversifikasi konsumsi pangan.
Ke depannya akan dikembangkan kepada kelompok masyarakat yang lebih besar seperti pondok pesantren maupun lembaga keagamaan lainnya.
Urban farming diharapkan dapat dikembangkan oleh generasi muda.
Tri Agustin Satriani menjadi key note speaker dalam acara 3th Symposium for Sustainable Development yang diselenggarakan Departemen Landskap IPB
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan